WISATA KEDIRI
1. Gunung Kelud

Gunung Kelud adalah gunung api yang paling aktif di Indonesia, selain Gunung Merapi. Terakhir kali gunung ini meletus adalah pada awal tahun 2014 lalu. Hingga kini, banyak wisatawan yang mengunjungi gunung ini karena pemandangan cantik dan indah yang ditawarkan oleh Gunung Kelud. Mereka yang datang ke gunung ini tidak hanya pendaki, namun juga wisatawan biasa. Anda bisa mencapai ketinggian gunung yang cukup tinggi dengan kendaraan karena jalanan sudah beraspal dan cukup mudah untuk dilalui.
Gunung Klotok adalah salah satu gunung yang terdapat di dekat kaki Gunung Wilis. Gunung ini terletak di Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kediri, Provinsi Jawa Timur. Gunung ini merupakan gugusan pegunungan Wilis yang letaknya cukup jauh dari Gunung Wilis sendiri. Gunung ini memiliki ketinggian ± 536 MDPL. Nama Klotok berasal dari kata Kolo dan Tok. Kolo yang berarti bahaya dan tok berarti saja. Sehingga Klotok berarti gunung yang berbahaya. Keunikan gunung ini adalah bentuknya menyerupai sosok perempuan yang sedang tidur. Olehnya Klotok juga dijuluki sebagai Si Cantik Tidur.
3. Gunung Maskumambang

Gunung Maskumambang adalah gunung di Kediri yang dikelilingi oleh bukit – bukit, bukit ini merupakan terusan dari jajaran perbukitan Gunung Wilis atau bisa dikatakan sebelah timur Gunung Wilis, Gunung Maskumambang ini mempunyai udara yang sejuk karena di kelilingi pohon kehijaun yang sangat banyak. Apalagi sudah ada fasilitas anak tangga jika didaki melalui jalur barat. Banyak pengunjung datang di bukit ini untuk mendaki atau trekking. Karena ketinggian Maskumambang tidak begitu tinggi sekitar 300 meter dibawah permukaan laut. tempat yang amat sejuk ini bisa buat bersantai. kalau anda berjalan di anak tangga semakin jauh semakin menarik suasana di atas Gunung Maskumambang karena bisa melihat pemandangan kota Kediri. Di puncak bukit ini terdapat makam Astana Boncolono.
4. Air Terjun Irenggolo

Air terjun ini terletak sekitar 20 km, sekitar 30 menit berkendara dari Kota Kediri. Pemandangan pegunungan yang luar biasa dari Besuki-irenggolo telah siap untuk melihat. Selain itu, di sini para wisatawan dapat menemukan beberapa hal menarik, seperti; hutan teduh alami pinus, taman bermain, camping ground, hiking dan jogging area, ada banyak pohon yang menambah kehijauan dan pemandangan indah untuk mata Anda.
5. Air Terjun Dolo
Air terjun Dolo terletak di desa Jugo, kecamatan Mojo, sekitar 25 Km arah barat kota Kediri. Perjalanan ke Wisata Air Terjun Dolo sangat menyenangkan dan bisa ditempuh sekitar dua jam dari Pare atau sekitar satu jam dari kota Kediri. Letak kawasan wisata air terjun ini kurang lebih 1.800 meter di atas permukaan laut. Sedangkan ketinggian air terjunnya diperkirakan mencapai 125 meter. Kawasan wisata ini dilengkapi dengan beberapa fasilitas pariwisata, seperti; taman bermain, camping ground, area untuk joging, hiking, dll. Keindahan obyek wisata ini semakin lengkap dengan adanya udara yang segar dan sejuk khas pegunungan, suasana yang hijau dan tenang dan kealamian dari air terjunnya sendiri.
6. Goa Selomangleng
Goa Selomangleng adalah sebuah situs goa peninggalan jaman kerajaan Kadiri yang terletak di kaki gunung Klothok, sekitar 7 Km arah Barat Kota Kediri, tepatnya di Desa Waung, Kecamatan Mojoroto, Kediri, Jawa Timur Lokasinya hanya berjarak beberapa meter dengan Museum Airlangga Kediri dan Bukit Maskumambang yang terdapat makam Eyang Boncolono.Goa Selomangleng dipercaya menjadi tempat pertapaan Dewi Kilisuci, beliau adalah putri mahkota Raja Airlangga yang menolak menerima tahta kerajaan yang diwariskan kepadanya, dan lebih memilih menjauhkan diri dari kehidupan dunia dengan cara melakukan tapabrata di Gua Selomangleng.
7. Gua Maria Pohsarang

Maria Lourdes Pohsarang, merupakan salah satu tempat ziarah agama Katolik yang berlokasi di kompleks Gereja Pohsarang desa Pohsarang, kec. Semen, Kediri, 10 km arah barat kota Kediri. Pada kompleks gereja yang lama tersedia miniatur Gua Maria Lourdes karena bentuknya yang terlalu kecil, pada tanggal 11 Oktober 1998 dimulai pembangunan gua Lourdes yaitu replika Gua Maria Lourdes yang terdapat di Perancis. Disebut Gua Maria Lourdes karena di dalam gereja yang lama terdapat tiruan Gua Lourdes di Prancis,dengan bentuk kecil. Di sekitar patung yang kecil di gua pertama terdapat tulisan di atas kuningan yang menggunakan bahasa Jawa ejaan Belanda.
8. Candi Setono Gedong

Candi Astana Gedong kini lokasinya dikenal sebagai makam Setonogedong. Pada masa kerajaan Singosari, saat pemerintahan Mahesa Campaka di Daha (Kadhiri), daerah Setonogedong adalah candi kerajaan yang digunakan untuk pemujaan Dewa Wisnu. Candi itu dinamakan candi Astana Gedong. “Astana itu bisa disebut sebagai Istana, kata Gedong artinya besar. Waktu itu, Astana Gedong memang dikenal sebagai candi yang besar’’ kata Mohamad Yusuf Wibisono, 46, warga Kelurahan Setonogedong. Artefak itu berupa lapik arca berelief garudeya (garuda) yang merupakan sebuah burung tunggangan atau wahana dari dewa wisnu yang di atasnya ditambah Padmasana relief bunga teratai ganda sebagai lambang kesucian dan kebangkitan sesudah mati.
9. Candi Surowono
Surowono Candi tempat penyucian Raja Wengker yang merupakan salah satu bawahan Kings selama pemerintah Raja Hayam Wuruk dari Majapahit Empire. Ini adalah persegi panjang ukuran 8 x 8 meter dan dibangun pada tahun 1400 Masehi. Daya tarik obyek wisata Candi Surowono adalah hasil bangunan sebagai sejarah karya kelalaian masa lalu dan terowongan bawah tanah; bangunan cutting yang diterbangkan air jernih percabangan jalan. Hal ini terletak cukup cabang banyak sekitar 100 meter dari bangunan candi. Temple Surowono, terletak di Desa Canggu, Kecamatan Pare, sekitar 25 km Timur Laut Arah dari kota Kediri.
10. Candi Tegowangi
Candi Tegowangi merupakan salah satu kuil kuno di wilayah Kediri. Candi ini telah menyelamatkan banyak cerita tentang sejarah Kediri. Ada beberapa relief di dinding candi yang menarik para wisatawan yang menyukai wisata sejarah. Candi ini berdiri dalam satu kompleks dan terlihat seperti bentuk persegi panjang.
11. Tjoe Hwie Kiong

Terletak di Jl. Yos Sudarso No 148, kuil yang dibangun di tepi bersejarah Sungai Brantas. Candi ini menyimpan sejarah tersendiri, dalam mengawal pembangunan Kediri dari zaman kolonial sampai sekarang, perawatan dan melestarikan warisan budaya ini. Ini adalah salah satu simbol dari masyarakat di Kabupaten Kediri. Di tempat ini juga pengunjung dapat melihat Wayang Pertunjukan, pertunjukan yang digelar di candi ini sejak sekitar tahun 1983, dan biasanya diadakan pada setiap hari pada Mei dan Juni.
12. Arung Jeram Konto River Rafting

Anda hobi olahraga ekstrim arung jeram? Kini saatnya untuk mencoba adrenalin di sungai Konto. Lokasinya ada di Desa Kediri Siman, Kecamatan Kepung, Kediri, sekitar 40 km dari Simpang Lima Gumul, arah ke Timur Laut, atau 40 menit berkendara dari pusat kota Kediri. Meskipun objek wisata ini terbilang baru, tapi sangat tinggi peminatnya. Anda tertarik untuk menguji mental di sungai sepanjang lebih kurang 13 KM ini? Tunggu apa lagi segera siapkan fisik dan mental anda.
13. Sumber Ubalan Kediri

Sumber Ubalan Kediri merupakan tempat wisata yang berhubungan dengan alam, Anda bisa mencoba mengunjungi Sumber Ubalan. Letaknya ada di 18 km sebelah timur kota Kediri. Kawasan ini adalah kawasan hutan lindung yang dapat dijadikan sebagai tempat untuk melepas penat sekaligus rekreasi. Ada banyakwahana bermain yang cocok untuk anak-anak dan dewasa di area ini, seperti juga kolam renang, sepeda air, kolam pancing dan panggung hiburan.
14. Kampung Inggris

Kampung Inggris merupakan sebuah kampung yang mana penduduknya menggunakan Bahasa Inggris untuk komunikasi sehari-hari. Ya, Kampung Inggris adalah kawasan di mana Anda bisa menemukan ratusan lembaga kursus bahasa Inggris. Kampung ini memang terkenal di Indonesia, bahkan jika Anda ingin lancar berbahasa Inggris, Anda bisa datang ke kampung ini. Saat liburan sekolah, banyak siswa atau mahasiswa yang menghabiskan waktu untuk belajar di sini. Menarik juga ya?
15. Petilasan Sri Aji Jayabaya Di Kediri

Pamuksan Sri Aji Joyoboyo atau Petilasan Sri Aji Joyoboyo. Tulisan di gerbang masuk Pamuksan Sri Aji Joyoboyo itu berbunyi “Mustika Pamenang, Petilasan Sang Prabu Sri Adji Djojobojo”. Dalam kisah Jawa, Jayabaya (dibaca: Joyoboyo) adalah titisan Dewa Wisnu, penguasa negara Widarba yang beribu kota di Mamenang. Ayah Joyoboyo bernama Gendrayana, yang adalah anak Yudayana, anak Parikesit, anak Abimanyu, anak Arjuna dari Pandawa.
16. Taman Kilisuci
Taman Kilisuci adalah sebuah taman wisata yang terletak di Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, Jawa Timur atau sekita 20 km dari Monumen Simpang Lima Gumul. Taman ini sudah dilengkapi fasilitas parkir kendaraan, food court, jogging track, air mancur, area bermain anak serta area pijit refleksi serta fasilitas tambahan berupa wi-fi gratis bagi para remaja yang suka berselancar di internet.
17. Gereja Puh Sarang

Terletak di Kecamatan Semen, Kediri, tepatnya di kaki gunung Wilis, Keunikan Arsitektur Gereja Katholik Khas Eropa yang Berakulturasi dengan Gaya Majapahit. Gereja Puh Sarang memiliki tata letak dan arsitektur yang unik. Alih-alih menemukan gereja dengan arsitektur gothik khas Eropa, gereja Katolik ini justru memadukan arsitektur Jawa, Hindhu, Buddha, hingga arsitektur Tiongkok. Terlihat dari altar luar yang berbentuk stupa candi Borobudur, menara berbentuk candi Buntar, dan bagian atap yang mirip rumah-rumah khas Jawa.
18. Monumen Kediri Syu

Monumen Kediri Syu berada di sebuah bundaran kecil di Jl. Jaksa Agung Soeprapto, Kediri, Jawa Timur, di depan bekas Rumah Dinas Residen Kediri yang kami kunjungi beberapa saat sebelumnya. Monumen Kediri Syu berupa sebuah patung pria berukuran besar yang mengenakan seragam model tentara Jepang. Seekor burung garuda dengan sayap terkembang bertengger tidak jauh di atas pria berseragam itu. Syu adalah merupakan bentuk pemerintahan tertinggi di Jawa setingkat karesidenan yang digunakan semasa pendudukan balatentara Jepang di Indonesia, dan selama berlangsungnya Perang Pasifik.
19. Museum Fotografi

Museum Fotografi adalah wisata kediri yang tempat koleksi kamera smartphone hingga kamera poket dan DSLR dan kamera jaman dulu. Untuk pengunjung yang hoby photo – photo kunjungi lah wisata ini karena banyak koleksi dari kamera tersebut dan anda juga bisa menambah pengetahuan di museum ini. Museum Fotografi mempunyai koleksi sebanyak 300 foto selebihnya tersimpan di museum yang awalnya koleksi foto lama. Museum Fotografi berlokasi di Kabupaten Kediri
20. Museum Airlangga

Museum Airlangga Kediri berada di Jl. Mastrip 1, Kawasan Wisata Selomangleng, yang menyimpan arca batu dan benda-benda peninggalan purbakala lainnya dari jaman kejayaan kerajaan Mataram Hindu. Pada kali pertama saya datang di kawasan wisata Selomangleng, Museum Airlangga baru saja tutup, dan baru pada keesokan harinya saya bisa masuk ke dalam gedung Museum Airlangga ini. Nama museum diambil dari nama Raja Airlangga, yang lahir di Bali pada 990 dan diduga meninggal di Belahan 1049, pendiri Kerajaan Kahuripan yang memerintah pada 1009-1042 dan bergelar Abhiseka Sri Maharaja Rakai Halu Sri Dharmawangsa Airlangga Anantawikramottunggadewa.
21. Kolam Renang Pagora

Taman Wisata Pagora Kediri merupakan tempat wisata keluarga yang terletak di tengah kota Kediri berhadapan dengan stadion brawijaya kediri, sangat mudah ditempuh dari arah mana saja. Taman wisata pagora kediri merupakan yang pertama sebagai tempat wisata dan kolam renang di kediri. Suasananya yang sejuk, nyaman dan aman sangat cocok untuk tempat bermain adik-adik kita. Ada kolam renang, kolam pancing, mandi bola, perahu bebek, kereta kelinci, dan masih buanyak lainnya. Tiket masuknya pun cukup murah. setiap hari libur ada juga pentas musik dan pentas seni yang enak di tonton sambil nyantai.
22. Kolam Renang Tirtoyoso
Taman Tirtoyoso adalah wahana air favorit untuk berlibur bersama keluarga yang tepatnya berlokasi di Jln.Ahmad Yani,atau lebih mudahnya berada disebelah Lapangan Brawijaya ,Kota Kediri. Bagi masyarakat Kediri atau sekitarnya taman tirtoyoso ini sudah banyak perubahan atau pebenahan dari sebelumnya,hingga akhirnya menjadi salah satu wisata air yang favorit untuk berlibur bersama keluarga.Taman Tirtoyoso terletak di pusat Kota Kediri dengan luas lahan 7,8 ha , namun dilengkapi dengan lingkungan yang teduh dan asri serta didukung dengan kebersihan dan keamanan yang terjamin.Pengunjung juga dapat merasakan kenyaman dan kesejukan berada di pusat Kota Kediri.
23. Monumen Simpang Lima Gumul

Monumen Simpang Lima Kota Kediri merupakan salah satu tempat wisata bersejarah di Kediri lainnya yang memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan, sehingga banyak wisatawan terutama anak muda yang sering mengunjungi tempat tersebut untuk menikmati keindahan kota Kediri atau hanya untuk sekedar nongkrong sambil bercengkrama dengan teman. Sunset merupakan salah satu daya tarik dari tempat wisata bersejarah ini. Tak heran jika menjelang sore hari banyak pasangan muda-mudi yang menghabiskan waktu sorenya di Monumen Simpang Lima Kediri. Di monumen ini juga terdapat ukiran atau relief yang mengilustrasikan cerita rakyat ataupun kisah rakyat yang dulunya pernah berkembang di kota Kediri. Monumen Simpang Lima merupakan ikon dari kota Kediri sehingga keberadaan tempat wisata di Kediri ini harus tetap dijaga keindahan dan kelestariannya.
24. Gumul Paradise Island

Gumul Paradise Island merupakan Tempat wisata di Kediri letaknya ada di Jalan Simpang Lima Gumul Barat wisata air ini sangat menarik untuk di kunjungi. Gumul Paradise Island yang di rancang khusus sedemikian rupa sehingga di harapkan menjadi tempat wisata air yang terbaik di jawa timur. Di sini ada banyak wahana bermain dan hiburan yang bisa dinikmati. Dengan fasilitas yang oke, Anda beserta keluarga dapat menikmati kegiatan flying fox, speed slider, berenang dan lain-lain. Bagi anda yang suka dengan wisata air belum lengkap kalau anda belum mendatangi Gumul Paradise island.
25. Kediri Waterpark

Kediri Waterpark merupakan wisata air terbesar di Jawa Timur, resmi dibuka untuk umum sejak 18 Juni 2014. Destinasi ini sangat istimewa karena memiliki water slide terpanjang se-Asia, yakni sepanjang 206 meter di ketinggian 350 m dpl. Dengan demikian, water slide tersebut akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, khususnya warga Jawa Timur. Terletak di lereng kaki Gunung Wilis, Kediri Waterpark menawarkan perpaduan sempurna antara keindahan pemandangan gunung tropis, anak-anak sungai pegunungan, dan Salah satu wahana permainan air / waterpark dan non air terbesar di Jawa Timur.
WISATA BLITAR
1. Gunung Butak

Gunung Butak adalah gunung stratovolcano yang terletak di Jawa Timur, Indonesia. Gunung Butak terletak berdekatan dengan Gunung Kawi. Tidak diketemukan catatan sejarah atas erupsi dari Gunung Butak sampai saat ini. Untuk yang gemar mendaki gunung, Blitar juga punya sebuah gunung yang sangat layak untuk dijadikan objek pendakian yakni Gunung Butak. Gunung Butak merupakan sebuah gunung yang secara administratif masuk wilayah perbatasan Malang dan Blitar. Salah satu jalur pendakian Gunung Butak sekaligus merupakan jalur favorite para pendaki adalah melalui Sirah Kencong yang berada di kabupaten Blitar. Sirah Kencong sendiri merupakan sebuah perkebunan teh yang berada di desa Ngadirenggo, kecamatan Wlingi, kabupaten Blitar. Jadi, saat mendaki Gunung Butak via Sirah Kencong kita akan melewati perkebunan teh yang tentu saja akan menghadirkan pemandangan hijau yang menyegarkan mata
2. Pantai Tambakrejo

Pantai Tambakrejo merupakan tempat wisata di Blitar yang cukup populer dan sering dikunjungi oleh para wisatawan. Pantai ini memiliki hamparan pasir putih dan warna laut yang biru sehingga sangat indah dipandang. Pantai Tambakrejo lokasinya berada di Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto. Untuk mencapai pantai ini dibutuhkan waktu sekitar 45 menit sampai 1 jam perjalanan dari Kota Blitar dengan jarak sekitar 30 km. Pantai Tambakrejo merupakan salah satu tempat wisata dengan ombak laut yang relatif tenang, sehingga banyak keluarga yang datang bisa bermain sekaligus berenang. Pada pagi hari akan sering didapati para nelayan yang baru pulang melaut berikut ikan-ikan segar hasil tangkapannya. Pengujung bisa membeli ikan-ikan ini baik yang sudah siap santap maupun yang masih mentah.
3. Pantai Pasetran Gondo Mayit

Pantai Gondo Mayit letaknya tidak terlalu jauh dari Pantai Tambakrejo, pantai ini terletak di sisi timur Pantai Tambakrejo Nama pantai ini memang agak serem karna ada kata “mayit” disana. Namun, suasana indah di pantai ini benar-benar akan membuat kita jatuh cinta. Sama seperti pantai Tambak Rejo, pantai ini juga memiliki pasir kecoklatan serta ombak yang relatif tinggi. Yang menarik dari pantai ini adalah keberadaan bukit-bukit di sekelilingnya. Jika cuaca sedang cerah dan sedang tidak musim kemarau panjang, pemandangan hijau berpadu dengan langit biru di pantai ini bisa kita lihat dari salah satu bukit di sekitar pantai. Indah sekali. Lokasi pantai ini berada di sebelah timur Pantia Tambakrejo namun memiliki suasana yang cenderung lebih tenang
4. Pantai Jolosutro
Pantai Jolosutro lokasinya berada di Desa Ringinrejo, Kecamatan Wates, berada di perbatasan antara Kabupaten Blitar dan Malang. Pantai ini sangat berbeda dengan Pantai Tambakrejo karena warna pasirnya berwarna hitam. Pantai Jolosutro ini merupakan bagian dari Pantai Selatan yang ombaknya cukup besar sehingga para wisatawan harus tetap berhati-hati. Untuk bisa mencapai Pantai Jolosutro, Anda harus menempuh jarak sekitar 45 km dari pusat kota atau tepatnya berada di Desa Ringinrejo, Kecamatan Water. Pantai ini unik karena terletak di teluk kecil di area perbuktian. Di tepian pantai, Anda bisa menemukan batuan karang dengan beragam ukuran. Pantai ini merupakan salah satu pantai favorit di kota Blitar.
5. Pantai Serang

Pantai Serang merupakan pantai yang pasirnya juga berwarna kehitaman seperti di Jolosutro. Namun, suasana natural pantai ini membuatnya terasa nyaman untuk bermain-main. Pantai Serang ini terdiri atas tiga bagian pantai dimana masing-masing pantai dapat dicapai dengan berjalan melewati bukit yang menjadi pemisahnya. Jika kita lihat dari atas bukit, landscape pantai Serang ini merupakan pemandangan yang sangat indah. Pantai Serang berada di desa Serang, kecamatan Panggungrejo. Lokasinya berjarak sekitar 45 km dari pusat kota Blitar. Selain pesona sunset-nya yang eksotis, Pantai Serang juga sering mengadakan ritual tradisional yang sering disebut masyarakat jawa sebagai larung saji. Untuk mencapainya, kamu membutuhkan waktu tempuh sekitar ½ jama dari Kota Blitar. Di tempat ini kamu bisa bermain air sampai puas, foto-foto atau sekedar ngadem cantik. Pasirnya yang berwarna putih, membuat Pantai Serang berbeda dengan pantai lainnya di Blitar. Jadi sepertinya harus masuk dalam list destinasi wisatamu nih!
6. Pantai Peh Pulo

Pantai Peh Pulo atau yang dikenal juga dengan nama Pantai Pasir Putih ini lokasinya berada di Desa Sumbersih, Kecamatan Panggungrejo. Seperti namanya pantai ini berpasir putih dengan laut yang biru, di pantai ini banyak sekali terdapat pulau karang yang membuatnya terlihat seperti Raja Ampat. Air yang berwarna biru jernih semakin membuat pantai ini terlihat mempesona. Pasirnya berwarna putih dan bersih. Mengeksplorasi Pantai Peh Pulo merupakan kegiatan yang sangat menyenangkan. Di sekitar pantai ini juga terdapat bukit-bukit yang memungkinkan kita mendapatkan pemandangan landscape yang mengagumkan. Pantai Peh Pulo sendiri terdiri atas beberapa bagian pantai dimana masing-masing memiliki nama sendiri-sendiri. Antara lain Pantai Wedhi Ombo, Wedhi Ciut serta Wedhi Kembar. Lokasi pantai ini berada di desa Sumbersih, kemacatan Panggung
7. Pantai Pangi

Pantai lainnya di Blitar yang tidak kalah menarik untuk dikunjungi adalah Pantai Pangi. Meskpiun akses ke pantai ini tergolong sulit, suasana yang ditawarkan oleh Pantai Pangi akan menjadi alasan kuat kenapa kamu harus kesini. Pantai Pangi berada di desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakun. Jaraknya sekitar 40 km dari pusat kota Blitar. Lokasi pantai ini berjarak sekitar 10 km dari Pantai Tambakrejo. Pasir di pantai ini berwarna keabuan dengan ombak sedang. Pantai pangi sangat cocok digunakan sebagai camping ground. Dimana kita bisa dengan mudah mendapatkan air bersih. Selain itu di salah satu sisinya juga terdapat sungai dengan air yang sangat jernih. Selain itu pantai ini sering digunakan untuk kegiatan seperti baksos para pecinta alam. Apabila anda ingin menginap di pantai ini, anda wajib membersihkan apa yang anda bawa. Supaya kebersihan dan keindahan pantai ini tetap terjaga
8. Pantai Umbul Waru

Pantai Umbul Waru Terletak di Desa Sidomulyo, Kecamatan Bakung, Blitar. Pantai ini bernama Pantai Umbul Waru dan bisa dibilang salah satu pantai yang cukup sempit dibandingkan pantai lain di Blitar. Di tempat ini kamu bisa ngadem sambil melihat ombak dan burung-burung yang saling berkejaran. Karena arus ombaknya yang terbilang besar, jangan berenang ya… cukup di pinggirannya saja. Kamu masih bisa kok menikmati alam raya Blitar dari tebing-tebing cantik di Pantai Umbul Waru.
9. Air Terjun Coban Wilis

Air Terjun Coban Wilis merupakan salah satu daftar tempat wisata di Blitar yang harus anda kunjungi. Air Terjun Coban Wilis ini terletak di kawasan Gunung Kelud atau di Kampung Wisata Ekologis Semen Gandusari, tepatnya di Desa Semen, Kecamatan Gandusari. Air terjun ini tidak mudah untuk dicapai karena anda harus berjalan kaki naik dan menuruni 5 bukit sekitar 2 jam, selama di perjalanan menuju air terjun ini anda akan menemukan dua air terjun yang tidak bisa anda capai.
10. Air Terjun Sirah Kencong

Air Terjun Sirah Kencong berada di kawasan perkebunan teh sirah kencong, tepatnya berada di Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi. Untuk menuju ke air terjun ini anda harus berhati-hati karena lingkungannya masih alami dan selama berjalan kaki menuju air terjun anda akan melewati hutan belantara.
11. Air Terjun Jurug Bening

Air Terjun Jurug Bening terletak di Dusun Sumberdadi, Desa Purworejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar. Rute untuk menuju ke jurug ini searah dengan arah menuju Pantai Jolosutro, tapi setelah perempatan Binangun, rute berganti ke arah kanan menuju Pasar Bantengan. Salah satu rute yang dapat dilewati yaitu : Blitar-Lodoyo-Binangun- Pasar Bantengan-Purworejo. Jalan yang dilalui mulai dari awal perjalanan sampai pasar Binangun ini cukup mudah karena sudah didominasi jalan aspal. Sesampainya di Pasar Bantengan kami mengambil arah ke kanan (barat) mengikuti jalan aspal yang lumayan mulus kurang lebih 500m hingga sampai di Dusun Sumberdadi, Desa Purworejo, jalan yg dilalui sudah berubah menjadi jalan aspal yang rusak tergerus air hujan dan dilanjutkan dengan jalan rabat beton sekitar 500 m. Sampai di perempatan kedua berbelok ke kiri (selatan) mentok sampai rumah warga terakhir.
12. Air Terjun Grenjeng

Air Terjun Grenjeng ini terletak di Desa Balerejo, Kecamatan Panggungrejo, Blitar. Karena lokasinya yang cukup tersembunyi, air terjun Granjeng masih jarang dikunjungi. Di tempat ini kamu akan disuguhan pemandangan alam khas Blitar yang sungguh menawan. Kamu juga bisa berenang dan mandi di bawah grujugan air terjunnya. Lokasi Air Terjun Grenjeng ada di Desa Balerejo, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar. Air terjun yang unik. Meski berada di Blitar selatan, air terjun ini kurang mencerminkan ekosistem kars yang lazim dijumpai di wilayah tersebut. Bukanlah tebing kapur yang akan kita jumpai di sini, melainkan tebing breksi hitam yang kokoh.
13. Air Terjun Curug Muncar

Air Terjun Curug Muncar ini terletak di Desa Bakung, Kecamatan Bakung, Blitar. Namanya memang masih belum terkenal di Jawa Timur, tapi keindahannya sungguh tak bisa diragukan. Akses jalannya terbilang mudah karena sudah beraspal. Di tempat ini kamu bisa ngadem sambil foto-foto bersama pacar atau teman sejati. Yang menarik adalah; di Curug Moncar kamu akan menemui hewan endemik Dekapoda (kepiting kecil) dan kumpulan ikan pemanjat yang bersembunyi di bawah bebatuan. Ikan ini terbilang unik, karena bisa hidup di daratan untuk beberapa menit. Sayangnya, Curug Moncar masih belum dapat perhatian Pemkab Blitar sebagai destinasi wisata.
14. Air Terjun Tirto Galuh

Air terjun yang memiliki pesona menawan ini oleh masyarakat Blitar lebih dikenal dengan nama Kedung Malang. Letaknya berada di Desa Sidomulyo, Kecamatan Bakung, Blitar. Lokasinya tak terlalu jauh dari Monumen Trisula Blitar. Di sini kamu akan melihat panorama alam yang masih sangat asri. Alamnya yang sejuk, udaranya yang segar dan kicau burung yang merdu akan membuatmu betah berlama-lama di sini. Kian hari, Air Terjun Tirto Galuh kian ramai dikunjungi wisatawan dari luar Kota Blitar.
15. Air Terjun Lawean

Air Terjun Lawean terletak di Dusun Parang, Desa Semen, Kecamatan Gandusari, Blitar. Air terjun ini berada di kawasan perkebunan kawisari, untuk menuju ke lokasi air terjun ini lebih mudah dibandingkan dua air terjun yang saya bahas diatas. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 25 meter dan terbagi menjadi dua bagian, yang pertama terdapat tiga aliran namun tidak deras, yang kedua hanya satu aliran dan cukup deras.
16. Gua Embultuk

Gua Embultuk merupakan sebuah gua alam yang didalamnya penuh dengan stalagmit dan stalaktit, dan merupakan salah satu gua terindah di dunia. Gua Embultuk terletak di desa Tumpakkepuh, kecamatan Bakung, arah selatan kota Blitar dengan jarak sekitar 40 km. Panjang gua ini sekitar 1500 meter sedang luas dan tingginya sekitar 3 meter. Sepanjang kurang lebih 1,5 km, pesona stalagmit dan stalaktit akan membuat pengunjung merasa betah dengan suasana yang mengesankan, dan suara gemericik air tetesan dari dinding dana tap gua akan menambah kesan alami. Wisata gua ini ramai dikunjungi oleh banyak turis, terutama pada liburan sekolah, dan jalan menuju gua ini pun telah direnovasi sehingga dapat dilalui kendaraan roda empat.
17. Gua Luweng

Destinasi wisata yang beberapa waktu belakangan marak diperbincangkan di medsos ini berada di Dusun Prodo, Desa Ngrejo, Kecamatan Kademangan, Blitar. Untuk mencapainya kamu akan membutuhkan waktu tempuh sekitar 1 sampai 2 jam dari Kota Blitar. Yang menarik dari tampat ini adalah; adanya air terjun kecil di dalam gua. Nah, setidaknya ada 10 air terjun kecil dalam gua ini yang menjadi ikon dari Gua Luweng.
18. Candi Simping

Candi Simping atau Candi Sumberjati adalah sebuah candi yang terletak di Sumberjati, Blitar, Indonesia. Candi ini merupakan makam Raden Wijaya yang wafat tahun 1309. Penegasan tentang keberadaan candiini tertulis dalam Kitab Negarakertagama Pupuh XLVII bagian yang ketiga. Candi Simping terletak sekitar 3 Km dari Arca Ganesha Boro. Candi Simping sendiri relatif mudah dicapai karena terletak di jalur menuju Pantai Tambakrejo dan Gua Embultuk.
19. Candi Penataran

Candi Penataran adalah kompleks candi terbesar di Jawa Timur. Terletak di kaki Gunung Kelud, Anda akan mendapati hawa alam yang begitu sejuk di kawasan Candi Penataran. Candi yang merupakan salah satu tempat wisata di Blitar yang terkenal ini memiliki nilai sejarah yang tua. Secara historis, candi ini telah berdiri di era tiga kerajaan besar Nusantara, yaitu Kediri, Singasari, dan Majapahit. Tempat wisata di Blitar yang satu ini adalah tempat di mana para raja diangkat dan juga merupakan tempat upacara pemujaan pada Sang Pencipta. Candi Penataran dalam legenda masyarakat setempat diyakini sebagai tempat di mana Gajah Mada mengucapkan sumpahnya yang terkenal itu, yakni Sumpah Palapa, sebuah sumpah untuk mempersatukan nusantara di bawah naungan Majapahit.
20. Candi Gambar Wetan

adalah sebuah candi yang terdapat di kabupaten Blitar, Jawa Timur. Candi Gambar Wetan terletak sekitar 7 Km arah utara Candi Panataran, sedangkan Candi Panataran terletak sekitar 12 Km utara Kota Blitar. Tak ada kendaraan umum yang bisa mengangkut wisatawan secara khusus langsung ke Candi Gambar Wetan. Tetapi hanya bisa menumpang truk pasir yang menuju arah penambangan pasir yang disebut dengan “laharan” di sebelah selatan kebun Candi Sewu. Candi Gambar Wetan menjadi destinasi wisata sejarah di Blitar yang selanjutnya. Panorama di sekitar obyek wisata sangatlah asri dan sejuk serta berada pada kawasan perkebunan kopi Gambar. Pada lokasi sebelah bawah obyek wisata (Selatannya) langsung dapat terlihat jaringan sungai lahar dari kawah gunung Kelud.
21. Candi Kotes

Candi Kotes teletak di Desa Kotes, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Berdasarkan namanya pasti kita mengira kalau nama candi tersebut diambil dari nama desa Kotes tersebut. Candi yang berdiri sejak tahun 1302 Masehi tersebut merupakan aset yang berharga dari desa Sukosewu itu sendiri, memiliki sebuah candi yang indah. Candi ini masih merupakan saudara dari Candi Penataran, candi yang terletak di kecamatan Nglegok, Blitar, yang lebih terkenal. Namun, walau lebih terkenal Candi Penataran, Candi Kotes ternyata lebih tua dari Candi Penataran, yaitu sekitar 8 tahun lebih tua.
22. Candi Sawentar
\
Candi Sawenter adalah candi lain yang juga bisa kita kunjungi di Blitar. Candi ini memang tdak seluas Candi Pelataran namun nilai sejarah yang dimiliki candi ini membuatnya cukup menarik untuk dikunjungi. Candi Sawentar memiliki dimensi panjang 9,53 m, lebar 6,86 m dan tinggi 10,65 m, di dalam ruangan bilik Candi Sawentar ini kita akan menemukan reruntuhan arca dengan pahatan menyerupai burung garuda yang notabene merupakan kendaraan dari dari Dewa Hindu dalam mitologi Hindu. Jadi, dapat disimpulkan bahwa Candi Sawentar ini merupakan sebuah candi bercorak Hindu. Lokasi Candi Sawentar berada di Desa Kawentar, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar
23. Arca Warak

Situs ini memang tidak terlalu terkenal dan tidak juga menarik bagi wisatawan, namun bagi pecinta sejarah Arca warak menjadi destinasi wisata di Blitar yang wajib dikunjungi. Lokasinya ada di Desa Modangan, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Situs ini berada ± 2 km di sebelah timur laut Candi Penataran. Pada Situs Arca Warak juga ditemukan berbagai artefak lainnya seperti: batu candi, jaladwara, kemuncak, dan lumpang. Jaladwara adalah unsur bangunan yang berfungsi untuk mengalirkan air. Biasanya jaladwara berbentuk mirip Makara pada bangunan candi, namun jaladwara pada Situs Arca Warak memiliki keunikan jika dibandingkan dengan jaladwara pada umumnya, yakni berbentuk seekor gajah.
24. Arca Gaprang

Arca Gaprang terletak di Desa Gaprang, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar. Lokasi dari kelompok arca ini sangat mudah dicapai, dari gerbang pintu masuk Kota Blitar bagian tenggara yaitu dekat dengan perempatan 511 silahkan menuju ke arah timur, kurang lebih sekitar 2 km anda akan menemukan papan petunjuk menuju kelompok arca ini, tepatnya anda harus berbelok ke kanan dan sekitar 100 meter dari jalan raya tadi anda akan menemukan tempat ini. Terdapat beberapa koleksi arca yang terawat dengan baek di bawah sebuah bangunan kecil, taman yang terletak persis di depan bangunan pun juga terlihat indah dan bersih.
25. Kebon Rojo Blitar

Kebon Rojo, yang memiliki nama resmi Taman Wisata Kebonrejo, terletak di jantung kota Blitar. Lokasinya tepat di sebelah barat rumah dinas walikota Blitar. Inilah tempat wisata di Blitar yang selalu ramai dikunjungi orang, terlebih di saat akhir pekan. Pada hari-hari tertentu, Taman Wisata Kebonrejo juga dijadikan sebagai tempat acara anak-anak, di antaranya lomba melukis anak, hiburan anak-anak, dan lainnya. Bersantai dan bermain adalah pilihan kegiatan yang paling menarik di tempat ini. Menyantap jajanan dan aneka makanan yang dijual di areal Kebon Rojo adalah pilihan lain yang tak kalah mengasyikkan.
26. Bendungan Serut

Kalau dari pusat kota Blitar, maka wisatawan yang ingin mengunjungi bendungan ini harus menempuh jarak sekitar 25 kilometer lebih. Bendungan Serut ini terdapat di Kecamatan Kanigoro, tepatnya ada di desai bernama Gogodeso berlokasi di dusun Serut. Ada 7 pintu air yang membendung kali Brantas untuk kepentingan PLTA atau Pembangkit Tenaga Listrik. Di atasnya ada jembatan yang panjangnya 30 meter lebih di mana jembatan tersebutlah yang menghubungkan Desa Kuningan dengan Desa Gogodeso. Fungsi Bendungan Serut yang juga dijadikan jembatan ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar sebagai jalan alternatif dan bila menelusuri dengan teliti, ada taman yang mata kita dapat tangkap di sisi utara. Para pengunjung yang penasaran bisa coba mampir ke sana untuk melengkapi perjalanan dan pengalaman selama di Bendungan Serut ini. Ada desa yang bernama Lodoyo dan diketahui bahwa desa ini berbatasan dengan Laut Selatan secara langsung. Sungguh, pemandangan sekitar di bendungan ini tidak boleh sampai dilewatkan begitu saja.
27. Arung Jeram Soko Adventure

Arung Jeram Soko adalah lokasi yang tepat bagi Anda yang ingin menguji adrenalin. Tempat wisata ini berlokasi di Kabupaten Blitar. Di sini, Anda bisa menikmati sungai sepanjang 9 km dengan tingkat kesulitan grade dua dan tiga dalam arung jeram. Wahana ini juga cocok bagi Anda yang merupakan seorang pemula di kegiatan arung jeram. Jika kamu suka dengan wisata yang memicu adrenalin, jangan pula lewatkan kesempatan untuk mencoba sensasi rafting di Arung Jeram Soko yang ada di Soko Adventure. Lokasinya berada di Desa Tegalasri, Kecamatan Wlingi. Ada dua sungai yang bisa kita pilih untuk melakukan rafting di sini yakni sungai Tiko dan Sungai Lekso. Selain rafting, di Soko Adventure juga menyedikan tempat untuk outbond dan juga camping. Dengan fasilitas tersebut Soko Adventure menjadi tempat yang sangat asik utuk seru-seruan bersama teman
28. Telaga Rambut Monte
Destinasi wisata alam Blitar ini terletak di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari. Jaraknya kurang lebih 30 km dari kota Blitar. Di sini kamu akan disuguhkan pemandangan hijau dari perkebunan teh dan ladang persawahan warga setemmpat. Yang menarik dari tempat ini adalah; adanya sebuah telaga, candi, dan petilasan yang sungguh berbeda dari tempat wisata lain di Jawa Timur. Kamu bisa ngadem di sini, duduk bersantai sambil menikmati desir angin yang akan mengugurkan penatmu. Oh ya, meski airnya yang bening itu, kamu tidak diperbolehkan untuk berenang, loh. Kok? Sebab di dalam telaga itu ada ikan, yang masyarakat setempat menyebutnya Ikan Dewa. Selain telaga, ada pula sebuah candi Hindu serta air terjun di kawasan ini. Nikmatilah bersantai di gazebo sembari merasakan sejuknya udara lereng gunung Kelud dan hijaunya pemandangan.
29. Penangkaran Rusa Maliran

Tempat bermain rusa yang seru ada di Maliran, di tempat ini anda dan anak-anak bisa bermain dengan Rusa, anda bisa memberi makan dari dekat. Lokasinya ada dikecamatan Ponggok Kabupaten Blitar. Maliran terkenal dengan hutan buatan dengan tanaman homogen seperti pohon sambi yang memenuhi hamparan tanahnya. Anda akan menemukan 200 ekor rusa yang hidup bebas berkeliaran di sana. Biaya retribusi yang harus Anda bayar juga sangat murah, hanya 2.000 Rupiah per orang dewasa dan 1.000 Rupiah untuk anak-anak. Di dalam penangkaran rusa terdapat gazebo, taman bermain dan warung makan bagi Anda yang ingin makan setelah lelah berkeliling. Jadi Anda bisa bersantai, piknik sembari menikmati pemandangan kawanan rusa.
30. Agrowisata Karangsari

Agrowisata blimbing di Blitar, atau tepatnya di Desa Karangsari, Kecamatan Sukorejo. Di Agrowisata Karangsari ada dua jenis belimbing yang dibudidayakan yaitu jenis Bangkok dan Filipina. Di sini, Anda bisa memetik sendiri belimbing yang akan Anda bawa pulang atau Anda juga bisa membelioleh-oleh khas berbahan belimbing seperti dodol, manisan, keripik, sirup hingga selai. Di Blitar buah-buahan yang terkenal adalah Blimbing. Disini anda bisa melihat dan memanen sendiri blimbing-blimbing dengan ukuran Jumbo. Di Agrowisata Karangsari ada dua jenis belimbing yang dibudidayakan yaitu jenis Bangkok dan Filipina. Di sini, Anda bisa memetik sendiri belimbing yang akan Anda bawa pulang atau Anda juga bisa membeli oleh-oleh khas berbahan belimbing seperti dodol, manisan, keripik, sirup hingga selai.
31. Kampung Coklat
\
Informasi wisata Kampung Coklat di Blitar sebenarnya gue dapat dari tukang ojek. Disini kalian dapat mempelajari proses pengelolahan buah coklat hingga menjadi sebatang coklat. Ada ruangan khusus dimana kalian bisa mendapatkan edukasi mengenai coklat. Disisi lain tempat tersebut kalian bisa melihat tanaman coklat mulai dari bibit berumur 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, hingga yang sudah berbuah..
32. Desa Wisata Semen Blitar
.jpg)
Anda mau berlibur ke wisata alam dan Ekologis di Blitar? Desa Semen tempatnya. Lokasinya berjarak sekitar 5 km di selatan kawasan wisata Rambut Monte, dekat dengan wahana arum jeram serta berjarak 35 km dari Kota Blitar. Memasuki kawasan Kampung Wisata Alam dan Ekologis “Puspa Jagad”, pengunjung akan disambut dengan gazebo yang dipenuhi dengan berbagai hiasan bunga anggrek alam yang menjadi ikon Desa Semen. Penggiat Kampung Wisata Alam dan Ekologis “Puspa Jagad” ini adalah seluruh pemuda sekitar desa yang tergabung dalam paguyuban “Puspa Jagad”. Desa dengan luas lebih kurang 1.079,12 Ha . Ini terbagi menjadi empat dusun, yaitu Dusun Parang, Dusun Tegalrejo, Dusun Semen, Dusun Dewi dengan pusat pemerintahan berada di Dusun Tegalrejo.
33. Wisata Alam Paco

Lokasi Wisata Alam Paco ada di Desa Panataran, Nglegok, Kabupaten Blitar. Lokasi obyek wisata ini cukup strategis karena berada di antara obyek wisata komplek Candi Penataran dan Candi Gambar Wetan. Selain itu, lokasi obyek ini juga berada di pinggir jalur alternatif Blitar – Obyek Wisata Gunung Kelud. Secara umum rute menuju Wisata Alam Paco adalah: Blitar – Nglegok – pertigaan sebelum pintu masuk kawasan wisata Penataran ke kanan (ke arah Perkebunan Candi Sewu) – Wisata Alam Paco. Wiasata Alam Paco buka setiap hari mulai pukul 06.00 WIB sampai Pukul 16.00 WIB. Untuk menikmati keasrian Wisata Alam Paco, pengunjung hanya dikenakan biaya sebesar Rp. 3.000,-.
34. Kedung Entong

Destinasi wisata alam ini terbilang baru di Blitar. Tempatnya masih sangat sepi dan jarang sekali ada wisatawan luar daerah yang datang. Memang letaknya yang terbilang cukup tersembunyi menjadikan Kedung Entong tempat yang pas untuk menghilangkan penat. Lokasinya berada di Desa Pulerejo, Kecamata Bakung, Blitar. Untuk mencapai tempat ini kamu bisa melewati rute Blitar – Kademangan – Suruhwadang – Maron dan Pulerejo. Setelah sampai di Desa Pulerejo, kamu bisa tanya warga setempat di mana letak Kedung Entong.
35. Monumen PETA
Kalau kamu menyukai kisah-kisah heroik, jangan terlewat untuk mampir ke Monumen PETA alias Monumen Supriyadi. Pasukan Sukarela Pembela Tanah Air ini aslinya memang bentukan Jepang, tapi Supriyadi bersama sejumlah tentara PETA mengobarkan pemberontakan di Blitar karena tak tahan melihat penderitaan saudara sebangsa yang menjadi romusha. Inilah mengapa Blitar disebut sebagai kota PETA. Hingga kini, Supriyadi memang tak tentu rimbanya. Tapi kamu bisa mengenang aksi heroik pahlawan nasional ini lewat Monumen dan Museum Pembela Tanah Air yang terletak di Jalan Sudanco Supriyadi, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, gak jauh dari Makam Bung Karno dan Istana Gebang. Lewat museumnya, kamu bisa menyaksikan diorama tentang peran PETA terhadap kemerdekaan RI.
36. perkebunan teh Sirah Kencong

Kamu mungkin gak menemukan telaga indah di kawasan perkebunan Sirah Kencong ini, tapi mata kamu akan dimanjakan dengan panorama perkebunan teh yang hijau di lereng Gunung Kawi, tepatnya di Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar. Lokasinya bisa kamu capai dengan menempuh kurang lebih 36 km ke arah timur dari pusat Kabupaten Blitar. Selain perkebunan teh, kamu juga bisa menikmati air terjun Sirah Kencong atau yang dikenal juga dengan air terjun Wana Tirta Kencana, serta Candi Sirah Kencong yang berada di ketinggian 1.200 mdpl.
37. Istana Gebang
Istana Gebang atau Ndalem Gebang merupakan tempat masa kecil Bung Karno, berjarak lebih kurang 2 km dari kompleks Makam Bung Karno, bisa ditempuh hanya dengan becak yang banyak terdapat di sana. Inilah tempat tinggal kedua orang tua Bung Karno, sebuah rumah yang sampai sekarang masih ramai dikunjungi banyak orang, apalagi pada bulan Juni. Di rumah ini pengunjung diajak kembali ke masa lalu saat Soekarno muda melewatkan sebagian masa remajanya. Perabot-perabot lawas yang penuh kenangan tampak mengisi rumah tua ini. Di samping rumah, kamu bisa menemukan balai kesenian yang dulu biasa digunakan para seniman sebagai wadah berekspresi. Setiap tahunnya, bekas kediaman Ibu Soekarmini Wardoyo kakak kandung Bung Karno ini menjadi tempat diselenggarakannya peringatan haul Bung Karno yang diisi dengan hiburan rakyat.
38. Makam Bung Karno Blitar

Makam Bung Karno terletak di Desa Bendogerit, berjarak sekitar 3 km di utara dari kota Blitar. Makam Bung Karno ini berdiri di areal lahan yang luas. Untuk dapat masuk ke makam Bung Karno, Anda tidak dipungut biaya tiket masuk. Di dalam kompleks makam, tempat yang menjadi persemayaman terakhir Bung Karno ada pada sebuah bangunan berbentuk Joglo, bangunan khas Jawa. Itulah makam Bung Karno, yang diapit oleh makam kedua orang tuanya, ayah di sebelah kiri dan ibu di sebelah kanan. Jika Anda berkunjung ke tempat wisata Blitar yang satu ini, Anda akan menemukan perpustakaan di areal makam, sebuah tempat yang menyimpan banyak buku dan tulisan Bung Karno. Di perpustakaan ini, Anda dapat mengenal sosok Bung Karno secara lebih mendalam. Selain perpustakaan, terdapat juga Museum Bung Karno yang menyimpan benda-benda milik Bung Karno.
39. Water Park Sumber Udel Blitar
Water Park Sumber Udel adalah salah satu tempat wisata di Blitar lainnya yang ramai dikunjungi orang. Inilah water park terbesar yang ada di Karesidenan Kediri, Jawa Timur. Banyak pelancong dari Tulungagung dan bahkan dari Kediri datang bermain ke tamar air di Blitar ini. Ada dua kolam renang di sana, untuk anak-anak dan dewasa. Water Park Sumberudel memiliki fasilitas yang baik, di antaranya ada tempat bermain anak-anak, Panggung Gembira yang menampilkan kesenian khas Blitar setiap tahun, tempat parkir yang memadai, serta penyewaan dan penitipan alat renang. Air yang bersih adalah salah satu pesona water park di Blitar ini. wahana bermain keluarga di Blitar yang harus anda Water Park Sumberudel. Wahana bermain air ini adalah salah satu tempat wisata favorit di Blitar untuk anak-anak dan keluarga.
http://www.anekalokasiwisata.com/39-tempat-wisata-terbaik-di-blitar-jawa-timur/



Tidak ada komentar:
Posting Komentar